Serangan Udara Arab Saudi Targetkan Pemukiman Penduduk di Yaman

27 Januari 2019 - 01:17

Menurut Kantor Berita ABNA, serangan jet tempur Arab Saudi di banyak titik di Yaman sekurang-kurangnya menelan korban jiwa 3 orang dan melukai 6 orang lainnya. Serangan udara yang menargetkan pemukiman penduduk tersebut dinilai mengalami kegagalan, karena korban yang jatuh tidak sesuai yang ditargetkan koalisi militer Arab Saudi, meski demikian tetap menimbulkan prahara bagi rakyat Yaman.  

Invasi Arab Saudi atas Yaman terus berlanjut meski negara petro dollar tersebut terus mendapat kecaman dari dunia internasional. Perang telah menyeret rakyat Yaman berada pada situasi kritis akibat kekurangan makanan dan akses lingkungan yang sehat.  

Sejak tahun 2015, Arab Saudi melakukan intervensi secara militer atas Yaman.  Pasukan gabungan dari sejumlah negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melancarkan serangan udara ke beberapa basis wilayah pemberontak Hutsi di Yaman. Serangan pada 25 Maret 2015 tersebut menandai dimulainya intervensi militer di Yaman, yang memiliki nama kode Operasi Badai Yang Menentukan (Operation Decisive Storm). Meski telah berlalu hampir 4 tahun, Arab Saudi dan koalisinya belum menemukan targetnya di Yaman. Itu disebabkan, perlawanan kelompok Hutsi meski dengan persenjataan yang kalah canggih mampu membuat koalisi militer Arab Saudi kewalahan.